Berhasil Ungkap Jaringan Internasional, Polda Riau Gelar Pemusnahan Rp 123,7 Miliar Barang Bukti dan Konferensi Pers

Read Time:2 Minute, 50 Second

PEKANBARU —- Bertempatan di Mapolda, Kepolisian Daerah (Polda) Riau gelar Konfrensi Pers dan Pemusnahkan Rp 123,7 miliar bukti barang haram Narkotika hasil pengungkapan jaringan internasional dalam tiga bulan terakhir, Rabu (27/8/2025).

Tampak terlihat awak media, adapun brang bukti yang dimusnahkan berupa 121.52 kilogrqm (Kg) sabu, 4.592 butir pol ekstasi, 647 butir Happy Five, 257 gram heroin, 34,85 gram vitamin 2 EH, dan 624 buah cartridge cairan rokok elektrik (Feb Liquid).

Konfrensi Pers dan Pemusnahan barang tersebut diatas, langsung dipimpin oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrian Jossy Kusumo, didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Kabid Humas Kombes Pol Anom Karibianto dan perwakilan Forkopimda.

 

Dalam Konferensi Pers yang dilakukan Polda Riau, Brigjen Adrian Jossy menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ditresnarkoba dan instansi yang turut bekerja sama, termasuk TNI Angkatan Udara dan pihak bandara yang telah membantu menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara.

“Jika ada satu saja warga yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, itu sudah cukup menjadi alasan bagi kami untuk bertindak tegas. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkotika di Riau,” tegasnya.

Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 18 kasus dan 34 tersangka yang telah diamankan selama tiga bukan terakhir.

Salah satu pengungkapan terbesar adalah 44 Kg sabu pada Ahad, 17 Agustus 2025, tepat saat peringaran Hari Kemerdekaan RI. Dua tersangka ditangkap berinisial WS dan AH.

Dalam kasus tersebut, kita pihak kepolisian telah mengamankan 44 bungkus besar sabu dengan berat bersih 42,4 kg. Pengungkapan ini telah menyelamatkan sekitar 2,2 juta jiwa dan mencegah peredaran narkoba senilai lebih dari Rp42,4 miliar,” beber Kombes Putu.

Dalam pengungkapan yang kita lakukan, diketahui WS dan AH berperan sebagai kurir darat. Yang keduanyan berhasil ditangkap di Jalan Kelapa Sawit, Simpang Harapan Raya, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, tidak hanya itu saja Polisi juga berhasil menyita satu unit mobil Honda Jazz dan dua tas besar berisi narkotika.

Pengungkapan bermula dari informasi yang diperoleh dari Intelijen, lalu dikembangkan dengan dukungan teknologi kepolisian. Dan barang narkotika tersebut, diketahui dikirim dari luar negeri dan akan diserahkan kepada seseorang yang masih dalam pengejaran, berinisial AM, yang diduga sebagai pengendali jaringan.

Kombes Putu mengungkapkan, kasus narkoba melibatkan peran beragam, mulai dari kurir, pengendali, hingga pengedar yang menerima barang dari kurir laut melalui pelabuhan tikus di daerah Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Riau.

“Kasus yang kami ungkap cukup kompleks dan menarik, terutama yang berkaitan dengan Kepulauan Riau. Kami juga menemukan bahwa beberapa tersangka dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan,” tutur dia.

Menurut dirinya (Kombes Putu), total nilai barang bukti yang diamankan dan dimusnahkan diperkirakan mencapai Rp123,7 miliar. “Apabila barang ini beredar di masyarakat, kami memperkirakan dapat menyelamatkan kurang lebih 614 ribu jiwa dari bahaya narkotika,”.

Lebih lanjut, Kombes Putu menyampaikan, para tersangka menerima upah beragam, mulai dari Rp10 juta hingga Rp180 juta per sekali kerja. “Ini menandakan jaringan narkoba ini sangat terorganisir dan memiliki berbagai tingkat peran dalam distribusinya,” jelasnya.

Pengungkapan ini juga tidak lepas dari dukungan dan kerja sama instansi lain, termasuk TNI Angkatan Udara serta aparat bandara. Berkat kejelian petugas, narkotika jenis sabu yang coba diselundupkan melalui bandara berhasil dideteksi dan digagalkan.

Dipenghujung, Polda Riau mengajak seluruh elemen pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika demi mewujudkan Riau yang bersih, sehat, dan aman bagi generasi masa depan.

Disampaikan Oleh : Ismail Sarlata

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Ada Sebelum Indonesia Merdeka, dan Akan Senantiasa Merdeka Dengan Perlindungan Hukum Untuk Pers Indonesia