Terkait Dugaan Perampasan Lahan Masyarakat, Awaluddin : ” Diduga Cacat Hukum, PT.DSI harus Kembalikan Lahan Masyarakat.”

RIAUINVESTIGASI.COM I SIAK —– DPRD Siak lakukan Hearing terakait permasalahan lahan DSI dengan masyarakat sekitar PT DSI, Senin (16/12/2019)

Permasalahan lahan menurut ketua Pansus Sujarwo mengenai permasalahan lahan DSI dengan masyarakat sekitar PT.DSI, yang terdiri dari 3 kec dan beberapa desa diantaranya :

-Desa Benteng Hulu,Kampung Tengah,Merempan Hilir,Kec Mempura
-Desa Sringemilang,Kampung Sengkemang,Rantau Panjang,kec Koto Gasib
-Kampung Dayun kec Mempura.

Sementara itu menurut perwakilan masyarakat, yang berada dan atau turut serta dalam Hearing dengan DPRD Siak mengatakan.” PT. DSI diduga mengambil alih lahan masyarakat dengan paksa , lahan yang sudah di tanami mau pun lahan kosong milik masyarakat.”

Adapun keinginan masyarakat kepada pemerintahan dan anggota DPRD, agar segera daoat mengusir PT.DSI dari Kabupaten . Siak , dan dapat mengembalikan lahan milik masyarakat yang diduga telah diambil dan atau diserobot tersebut.

Berdasarkan informasi dari masyarakat pula mengatakan, bahwa telah PT.DSI telah melakukan ganti rugi dari sebagian lahan masyarakat dengan harga yang diduga tidak sesuai yakni dengan harga 10 jt / 2 ha .

Serta juga ada lahan masyarakat yang sudah panen, diduga di ambil alih dengan paksa oleh pihak perusahaan yang masyarajat sempat di ancam. Namun ancaman yang diduga telah dilakukan pihak perusahaan pada masyarakat, sudah di laporkan kepada pihak berwajib ( Polres ) Siak.

Awaluddin  Praktisi dari partai PKB didalam Hearing yang dilkukan, ” bahwa PT DSI tidak sanggup berdiri dan diduga cacat secara hukum.dan di minta untuk mengembalikan lahan hak  masyarakat yang di ambil secara paksa oleh perusahaan tersebut (PT.DSI).”

Pada Hearing twrsebut pula, yang turut dihadiri pihak PT.DSI, menyanggah dan atau membantah dengan mengatakan mereka (PT.DSI) telah memiliki surat izin dari pusat.(*IC*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS20
https://mail.google.com/mail/u/3/#inbox
Fachttps://www.facebook.com/riau.investigasi.77ebook20
Twihttps://twitter.com/inveatigasitter20
20
https://www.instagram.com/redaksi.riauinvestigasi/20
20
20