Waduh.. Pembelian Mobil Pribadi Gunakan ADD, Ini kata Kades

RIAUINVESTIGASI.COM I BENGKALIS —–Penggynaan Dana Desa dan alokasi dana desa ( ADD/DD) seharusnya dipergunakan untuk kepentingan masyarakat desa setempat.namun sayang di Desa Bukit kerikil kec bandar Laksmana kab Bengkalis, sebagian alokasi dana Desa diaerah tersebut digunakan untuk beli mobil mewah kijang Inova.

Hasil pantauan media di lapangan beberapa hari yang lalu, terlihat jelas satu unit mobil kijang Inova parkir di rumah Eko, Pejabat Sementara (Pjs) Kades bukit kerikil, menurut informasi yang di rangkum di lapangan bahwa mobil mewah tersebut di beli menggunakan ADD.

Eko saat di kanfirmasi melalui pesan singkat Kamis ( 14/11/19) terkait pembelian mobil mewah tersebut membenarkan,

Ya mobil kijang Inova tersebut di beli menggunakan alokasi dana desa, bukan dana desa, jawab singkat.

Dihari yg sama Eko menjelaskan melalui sambungan selulernya 08136526xxx, dikatakan nya sebelum dirinya menjadi PJ, Desa tersebut dijabat oleh Reni kuswinda.

Semasa Reni kuswinda menjabat sebagai kades, sudah ada juga mobil Toyota kijang LGx,karena dusun yg ada di Desa sangat jauh,maka kita ambil keputusan untuk menjual mobilnya kijang LGx ,dan kita tambah dana menggunakan alokasi dana Desa untuk beli mobil kijang Inova terang Eko.

Ketika disinggung tentang teknis dan juknis pengunaan dana desa, untuk beli mobil tersebut tidak ada yg menyalahi, kami sudah kordinasi dengan pendamping desa’ yg ada di kecamatan, termasuk ke pemdes, demikian di sampaikan Ek Kades bukit krikil melalui sambungan selulernya.

Fajri SH selaku pemerhati hukum saat di minta Tanggapannya terkait Alokasi dana Desa digunakan untuk beli mobil pribadi oleh kades bukit krikil. Apapun alasannya yg jelas kalau mobil itu di peruntukan untuk operasional Desa tersebut tentunya mengunakan plat merah terang Fajri.

Lanjut Fajri pemilik mobil tersebut atas nama Awaludin Silitonga warga bukit intan Rokan hulu,hal ini jelas pemilik mobil tersebut bukan warga desa tersebut, darimana dasar kades goblok tersebut mengatakan mobil tersebut milik desa batu krikil.

menurut Fajri jika benar demikian kejadiannya,Kades ini seharusnya tempatnya di penjara bukan di kantor Desa, sudah jelas ADD Tidak boleh gunakan untuk beli mobil pribadi, justru dia ( Eko red ) membuat aturan sendiri tentang pengunaan alokasi dana Desa, apalagi saat ini rakyat Indonesia di hebohkan oleh desa piktif dan penyelewengan pengunaan dana Desa.Tutup Fajri.( Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS20
https://mail.google.com/mail/u/3/#inbox
Fachttps://www.facebook.com/riau.investigasi.77ebook20
Twihttps://twitter.com/inveatigasitter20
20
https://www.instagram.com/redaksi.riauinvestigasi/20
20
20