Dianggarkan Milyaran Rupiah” Bangunan DIC Diduga Ajang Korupsi Berjamaah

 

Dianggarkan Milyaran Rupiah” Bangunan DIC Diduga Ajang Korupsi Berjamaah

Doc : Gambar Plang Proyek DIC

RIAUINVESTIGASI.COM | Bengkalis ( 11 November 2019 ),- Bangunan megah Duri Islamic Center ( DIC ) yang dibangun dengan anggaran Milyaran Rupiah diduga dikerjakan asal – asalan tanpa adanya pengawasan dari pihak Konsultan Pengawas serta Dinas PU maupun Pihak terkait lainnya.

Pasalnya menurut pantauan Awak Media di lapangan mulai dari pekerjaan pemadatan dasar sampai ke beberapa pekerjaan yang ada di DIC terkesan bebas tanpa diawasi.

 

Dimana Proyek APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2019 dengan nilai Pagu Anggaran sebesar Rp.38.412.636.000 ( Tiga Puluh Delapan Milyar Empat Ratus Dua Belas Juta Enam Ratus Tiga Puluh Enam Ribu ) dengan Kontraktor Pelaksana PT.LUXINDO PUTRA MANDIRI dengan Konsultan Pengawas CV. ATTHIS KONSULTAN ini diduga sengaja dibiarkan tanpa adanya pengawasan yang serius oleh beberapa Instansi terkait yang berkompeten / mempunyai wewenang serta tugas dalam bidang pengawasan pembangunan DIC ini

Doc : Terlihat Beberapa Pekerja Bangunan DIC Sedang Sibuk Memasang Mall

 

Tak hanya itu Kurangnya pengawasan baik dari pihak Konsultan Pengawas maupun Dinas PU dan Beberapa Instansi Terkait juga menimbulkan banyak pertanyaan dikalangan Publik baik di kalangan Masyarakat maupun awak media.

 

Sehingga efek dari kurangnya pengawasan tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi kwalitas serta kwantitas bangunan yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat ibadah / asrama Haji.

Doc : Situasi Di Sekitar Proyek DIC

Yang mana saat ditanyakan kepada beberapa orang yang ada di sekitar lokasi pembangunan DIC, mengatakan bahwa Konsultan Pengawas maupun Dinas PU atau yang lainnya jarang nampak , Padahal seharusnya bangunan yang terletak di Desa Petani Kecamatan Bhatin Solapan Kabupaten Bengkalis ini seharusnya diawasi dengan ketat oleh Pemerintah Daerah supaya tidak terkesan asal bangun saja.

Kepada Awak Media saat dikonfirmasi, Salah seorang kepala tukang bangunan DIC mengakui bahwa pekerjaan tersebut di awasi oleh Dinas PU dan Juga UIR ,Tetapi kedatangan Mereka Tak Setiap Hari.

 

” Diawasi kok bg ini ,dari perwakilan PU kesini Kalau Ngak salah 1 Minggu sampai 5 kali tapi cuma setengah hari ,” Ucapnya.

 

” Kalau dari UIR biasanya peninjauan saja 1 Bulan 2 kali ,” Imbuhnya.

 

Anehnya Pihak Konsultan Pengawas sama sekali tidak disebutkan terlibat pengawasan proyek tersebut, padahal selaku Konsultan Pengawas seharusnya dapat bekerja dengan profesional dalam mengawasi proyek yang menelan anggaran Milyaran Rupiah tersebut.

Doc : Lokasi Pembangunan Duri Islamic Center (DIC)

 

Tak hanya soal kurangnya pengawasan pembangunan proyek DIC, beberapa pekerja pun mengaku tidak mengetahui gaji mereka berapa perhari nya ,Tentu hal itu sangatlah terlihat aneh / Janggal.

 

Selain itu baik Kontraktor , Konsultan Pengawas serta Dinas PU Kabupaten Bengkalis diduga berkolaborasi untuk berbuat curang agar leluasa mengakali campuran material serta pola pembangunan DIC guna meraih sejumlah keuntungan

Pantauan awak media dilapangan pembangunan tersebut terus berjalan lancar tanpa adanya hambatan dari pihak manapun walaupun tanpa adanya pengawasan dari Konsultan Pengawas maupun Dinas PU yang dikabarkan jarang berada di lokasi pembangunan Duri Islamic Center (DIC).

 

Hal ini tentulah sangat disayangkan , Dimana Anggaran Milyaran Rupiah yang seharusnya mendapatkan pengawasan yang optimal serta sungguh – sungguh malah terkesan diabaikan dalam pengawasan , laksana bangunan yang tak berharga.

Doc : Gambar Potongan Kayu Yang Disebutkan Oleh Salah Seorang Helper Akan Digunakan Sebagai Pancang Mall

 

Sampai berita ini diterbitkan belum ada Kejelasan / Klarifikasi dari Pihak Kontraktor dan Pengawas Lapangan baik dari Dinas PU maupun Konsultan Pengawas pembangunan DIC *** Bersambung **** ( Red / Syafruddin Sape / Robby.G )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS20
https://mail.google.com/mail/u/3/#inbox
Fachttps://www.facebook.com/riau.investigasi.77ebook20
Twihttps://twitter.com/inveatigasitter20
20
https://www.instagram.com/redaksi.riauinvestigasi/20
20
20