KETERLALUAN ! Dikonfirmasi Masalah Limbah ” Anggota Gudang Karet Mandala Ancam Dan Aniaya Dua Oknum Wartawan

KETERLALUAN ! Dikonfirmasi Masalah Limbah ” Anggota Gudang Karet Mandala Ancam Dan Aniaya Dua Oknum Wartawan

Doc : Gambar Lokasi Gudang Karet Mandala ,Dimana Dua Oknum Wartawan Diduga Dianiaya Saat Lakukan Konfirmasi Terkait Limbah Karet Yang Diduga Sebagai Sumber Pencemaran Lingkungan

 

RIAUINVESTIGASI.COM | Pelalawan ( 07 Agustus 2019 ), – Sungguh sangat keterlaluan sikap dari beberapa Oknum Anggota Gudang Karet Mandala yang dinilai sangatlah tidak bermoral dan bersifat Arogan bak Preman Jalanan yang tak berpendidikan yang dengan bangganya melakukan pengeroyokan dibarengi penganiayaan terhadap 2 (dua) Orang Awak Media yang saat itu tengah dalam tugas peliputan.

 

Insiden tersebut terjadi pada hari Senin,(05/19) saat Dua Orang Jurnalis tersebut berniat melakukan Konfirmasi di Kantor Gudang Karet Mandala terkait adanya Informasi tentang Limbah Gudang Karet Mandala yang diduga menjadi Sumber atau Penyebab terjadinya Pencemaran Lingkungan sebagaimana informasi yang didapatkan  Awak Media dari Masyarakat ,Sehinga pada saat itu Ke dua Oknum Jurnalis tersebut langsung melakukan konfirmasi terkait kebenaran Informasi yang mereka dapatkan, Dimana sebelumnya Ke 2 (dua) Oknum Wartawan bernama Aprianto dari Media Tribunsatu.com dan Bujang Wartawan Riausindo.com, Langsung memperkenalkan diri sembari menunjukan KTA mereka Masing – masing sebagai tanda Identitas diri selaku Wartawan / Awak Media sebelum melakukan Konfirmasi

 

Namun bukannya mendapatkan jawaban dari konfirmasi yang mereka ajukan ,Ke 2 (dua) Oknum Wartawan tersebut malah mendapatkan perlakuan Kasar serta Ancaman dari Oknum Karyawan Gudang Karet Mandala yang berada di Simpang pancing RT.04/09 Kelurahan Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau yang terkenal dengan sebutan Walet Putih.

 

Bahkan saat Awak Media mengkonfirmasi / menanyakan terkait Limbah Karet yang saat ini sedang menjadi bahan perbincangan di tengah tengah Kampung Simpang Pancing RT.04/09 Kelurahan Sorek satu Kecamatan Pangkalan Kuras, Karyawan Gudang Mandala langsung marah dan meninju meja sembari  berkata ”  Maksud Kalian Apa, Siapa Masyarakatnya?  ,Ucap awak media menirukan salah satu Anggota Gudang yang saat itu terkesan setengah berteriak mengucapkan kalimat tersebut dengan nada tinggi.

Lalu tiba tiba beberapa Karyawan Gudang langsung Mengejar dan mengeroyok Bujang sambil mengeluarkan Kata Kasar bernada Ancaman dengan berkata

” Mau kumatikan kalian !!! ku matikan kalian !!! kumatikan kalian !!! ,” Seru mereka sembari melakukan pengeroyokan kepada salah seorang Jurnalis / Wartawan Media Riausindo.com

 

Ternyata Aksi Kekerasan tersebut juga dirasakan juga oleh Apriyanto salah seorang Jurnalis / Wartawan Media Tribunsatu.com yang saat itu juga berada di Lokasi yang sama tak luput menjadi sasaran pengeroyokan serta bulan – bulanan beberapa Anggota Gudang Karet Mandala, Padahal saat dirinya berniat melerai dan menghentikan aksi kekerasan atau pengeroyokan yang saat itu tengah dialami rekannya , Namun ternyata dirinya juga menerima perlakuan yang kasar dimana  saat Insiden Pengeroyokan tersebut terjadi dirinya mendapatkan sebuah Cekikan yang  sangat kuat dan hampir saja membuat dirinya kesulitan untuk bernafas dimana akibat insiden yang dialaminya saat itu dirinya mengalami luka memar di bagian leher dan dada.

Doc : Gambar Salah Seorang Awak Media Yang Menjadi Korban Pengeroyokan Beberapa Karyawan Gudang Karet Mandala

Terkait Insiden yang menimpa dua orang Jurnalis tersebut ,membuat Para Insan Pers Berang dan Mengutuk Aksi Kriminal atau Tindak Kekerasan yang diduga dilakukan oleh Anggota Gudang Karet Mandala ,Dimana Aksi Mereka tak hanya dipandang sebagai Aksi Kriminalisme / Kekerasan , Tetapi juga dinilai sebagai suatu bentuk pelanggaran UU Pers No 40 Tahun 1999, Dimana beberapa Orang Pekerja Gudang Karet Mandala diduga sengaja menghalang – halangi Kinerja Seorang Jurnalis dalam mencari suatu pemberitaan , Hal ini sebagaimana di jelaskan pada :

Pasal 18

(1) Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah). 

 

Selanjutnya setelah berada di luar Lingkungan Gudang Mandala ,Ke 2 (dua) Orang Kuli Tinta ini Langsung melaporkan nya ke Polsek Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan , Selanjutnya setelah hasil Visum dari kedua  Oknum Media tersebut diambil dari Puskesmas Pangkalan Kuras , pihak Penyidik langsung menerima laporan dari Awak Media yang menjadi Korban Intimidasi / Kekerasan saat sedang melakukan tugas Jurnalistik.

 

Setelah beberapa urusan terkait Laporan Mereka sudah selesai dan di tanggapi ,Ke 2 (dua) Insan Pers tersebut masih menunggu hasil penyelidikan terkait Tindak Pidana Kekerasan yang saat ini tengah didalami oleh pihak Kepolisian ,Sementara Itu Para Insan Pers Tanah Air sangat berharap dan meminta kepada Jajaran Kepolisian Polsek Pangkalan Kuras agar bertindak tegas serta segera melakukan penangkapan terhadap para pelaku Kekerasan atau penggeroyokan terhadap dua Orang Jurnalis / Wartawan , sehingga dengan demikian nantinya di harapkan akan menjadi pembelajaran bagi setiap Orang yang berniat hendak menghalang – halangi kinerja Wartawan saat tengah melakukan kegiatan Peliputan . ( Tim / Rilis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS20
https://mail.google.com/mail/u/3/#inbox
Fachttps://www.facebook.com/riau.investigasi.77ebook20
Twihttps://twitter.com/inveatigasitter20
20
https://www.instagram.com/redaksi.riauinvestigasi/20
20
20